v Al-Qur`an Itu Terpelihara
Sejak masa sebelum turun, Al-Qur`an senantiasa terpelihara. Dia itu murni firman Allah, tidak tercampur perkataan selainNya. Dia itu benar seluruhnya; tidak ada yang salah atau patut diragukan kebenarannya, baik bacaannya maupun isinya; baik beritanya ataupun hukum-hukumnya.
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَ إِنَّا لَهُ لَحَافِظُوْنَ* _الحجر: 9.
“Sesungguhnya Kami menurunkan Adz-Dzikr ini dan sesungguhnya Kami sungguh Yang Menjaga baginya”._S. Al-Hijr [15] : 9.
Ayat ini menerangkan bahwa Al-Qur`an itu Allah-lah yang menurunkannya, kemudian Dia pula Yang Menjaganya. Artinya Allah-lah Yang Menjaga Al-Qur`an dari segala sesuatu yang bisa merusakkannya, baik berupa penambahan, pengurangan, perubahan, ataupun percampuran. Firman Allah ini merupakan jaminan bagi kemurnian dan keutuhan Al-Qur`an dari gangguan tangan-tangan kotor yang hendak mencemarkannya. Dalam ayat lain, firmanNya:
وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِى هَذَا القُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ * قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِيْ عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُوْنَ * _الزمر: 27 - 28.
“Sungguh-sungguh Kami telah membuat segala macam perumpamaan untuk manusia di dalam Al-Qur`an ini, supaya mereka ingat. (Yakni di dalam) Satu Qur`an berbahasa Arab yang tidak mempunyai kebengkokan, supaya mereka bertaqwa.”._S. Az-Zumar [39] : 27 - 28.
Dalam masalah yang sedang dibicarakan ini dikatakan bahwa Al-Qur`an yang berbahasa Arab ini tidak ada kebengkokan, artinya dia itu lurus, benar, tidak salah, tidak palsu.
إِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِالذِّكْرِ لَمَّا جَاءَهُمْ صلى وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيْزٌ * لاَ يَأْتِيْهِ البَاطِلُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلاَ مِنْ خَلْفِهِ صلى تَنْزِيْلٌ مِنْ حَكِيْمٍ حَمِيْدٍ * _فصلت: 41 - 42.
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Adz-Dzikr tatkala dia itu datang kepada mereka (akan terkena siksa); sedang dia itu sungguh satu kitab yang mulia. Kebathilan tidak bisa datang kepadanya baik dari hadapan ataupun dari belakangnya. Dia itu turun dari Yang Maha Bijaksana, Yang Maha Terpuji”._S. Fushshilat [41] : 41-42.
Sebagaimana ayat lain yang telah disebut di muka, dalam ayat ini diterangkan bahwa kebatilan itu tidak bisa datang kepada Al-Qur`an. Ini mengandung dua arti: pertama bahwa Al-Qur`an itu haq, tidak ada batilnya; kedua bahwa setelah dia itu haq, tidak bisa tercampur dengan sesuatu yang akan menjadikan dia batil, baik barupa penafsiran atau lainnya.
Dari itu semua cukup kiranya didapat nas untuk menunjukkan bahwa Al-‘Qur`an itu akan tetap terjaga sampai kapan saja. Tetapi bukan hanya itu! Dalam kenyataannya sampai sekarang ini Al-Qur`an tetap tidak pernah mengalami perubahan! Dia tetap seperti semula, sejak dia diturunkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tanpa ada perubahan, penambahan, ataupun pengurangan. Bahkan jutaan orang di seluruh dunia ini yang menghafalnya, turut menjadi tanda penjagaan Allah.
Insya Allah akan bersambung Al-Qur`an Berlaku Untuk Segala Masa dan Tempat

0 komentar:
Posting Komentar